Indonesia Harus Bawa Isu Al Aqsa di Forum OKI

JAKARTA – Pemerintah Indonesia diminta gencar menyuarakan perlindungan terhadap Masjid Al Aqsa yang berada di Yerusalem Timur. Seperti yang disampaikan Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa), tempat suci umat Islam itu harus dijadikan warisan budaya.

Dalam pertemuan di Kantor Presiden, kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun telah mengamini usulan para relawan tersebut.

“Itu kan masjid bersejarah bagi dunia Islam. Saya kira jika dengan cara itu dinilai paling efektif, bagus. Karena Israel kan menggali terowongan untuk meruntuhkan Masjid Al Aqsa,” ungkap anggota Komisi I DPR Al Muzamil Yusuf kepada okezone, Rabu (9/6/2010).

Namun, hal tersebut harus dimatangkan juga oleh Pemerintah Israel, baik oleh kubu Hamas maupun Fatah.

“Kita bisa sounding lewat OKI atau Liga Arab juga,” ujarnya.

Sekadar mengingatkan, Oraganisasi Konferensi Islam (OKI) didirikan di Rabat, Maroko pada 25 September 1969 dalam Pertemuan Pertama para Pemimpin Dunia Islam yang diselenggarakan sebagai reaksi terhadap terjadinya peristiwa pembakaran Masjid Al Aqsa pada 21 Agustus 1969 oleh pengikut fanatik Kristen dan Yahudi di Yerusalem.

Indonesia secara resmi menjadi anggota OKI pada KTT III tahun 1972 di Jeddah, Arab Saudi, dan turut menandatangani piagam OKI. Indonesia termasuk salah satu negara anggota OKI pemula. Bahkan di dalam pertemuan-pertemuan resmi, Indonesia dianggap telah menjadi anggota OKI sejak 1969.

Kebakaran yang melahap Masjid Al Aqsa juga menyebabkan sebuah mimbar kuno yang bernama “Shalahuddin Al-Ayyubi” terbakar habis. Dinasti Bani Hasyim, penguasa Kerajaan Yordania, telah menggantinya dengan mimbar buatan Jepara, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: