Al-Qur’an, Al-Quds dan Tanah Suci

Yahudi berusaha agar kaum muslimin melupakan Al-Quds dan Al-Aqsha dan Palestina, tanah suci. Mereka merancang rencana mereka ke depan berdasarkan target di atas. Yahudi menyebarkan NARKOBA, kerusakan, perselingkungan, perzinaan, freesex, pergaulan bebas agar mereka melupakan negeri mereka, terutama tanah suci Palestina, melupakan masalanya, melupakan Al-Aqsha dan tempat Isra’. Yahudi menggunakan antek-anteknya dari kalangan para tokoh yang berpengaruh untuk mewujudkan tujuan itu. Anehnya, sebagian kaum muslimin dan elit penguasa tergiur menjadi budak dan antek yahudi.

Sebagian generasi Islam baru melupakan masalah Palestina. Namun, ruh dan jantung umat masih berdenyut. Mereka adalah para generasi Islam yang salih dan salihat pembawa Islam dan para dainya yang konsisten dengan agama ini dalam hal akidah, ibadah dan kehidupan. Merekalah yang menghadapi Yahudi dan menggagalkan rencana jahatnya. Merekalah yang membuka mata umat dari bahaya yahudi.

Palestina adalah entitas kaum kaum muslimin. Al-Quds berada di mata mereka. Al-Aqsha ada di hati mereka. Karenanya, mereka tidak akan melupakan, selamanya. Selama mereka shalat kepada Allah dan membaca kita sucinya. Jika yahudi aktif meyahudikan Al-Quds secara utuh dan membangun permukimannya di Jabal Abu Ghunaim dan lainnya, ingin memindahkan Al-Quds untuk membangun Jerusalem, jika kita tidak berdaya menghalangi Yahudi menerapkan rencananya menghilangkan umat, maka hendaknya kita mengerahkan upaya semampu kita bersama. Kita harus senantiasa mengingat Al-Quds, Al-Aqsha, dan tanah Isra dan Palestina semunya yang suci. Kita akan tetap mengingatnya karena itu tanah kita, negeri kita dan masalah kita. Keberadaan yahudi di sana adalah keberadaan benda asing dan pembangkangan. Suatu hari Yahudi harus enyah dari sana.

Al-Qud dan tanah suci Palestina terkait dengan Al-Qur’an dengan kuat. Allah mengekalkan Palestina ketika direkamnya di dalam ayat-ayat-Nya dan me-nash-kan Palestina dengan “tanah suci yang diberhaki” dan masjid Al-Aqsha diberkahi di dan sekitarnya. Yahudi dan pengikutnya dari bangsa Arab tidak akan bisa menghapus ayat-ayat yang berbicara mengenai hal itu dari Al-Qur’an, meski mereka bisa menghapusnya dari kurikulum sekolah.  Karena ini adalah bekal setiap muslim dan muslimah. Setiap kita ingat Isra’, kita ingat Al-Aqsha dan Al-Quds serta Palestina yang diberkahi.

Wahai kaum muslimin dan muslimat, wahai orang yang hidup bersama Al-Qur’an dan bahagia karenanya, perbanyaklah melihat ayat-ayatnya yang berbicara tentang masalah kalian, Al-Aqsha kalian, Al-Quds kalian, tempat Isra’ kalian. Selalu ingatlah Al-Quds dan Al-Aqsha dan Palestina. Kita mengingatnya setiap kali dzikir, tasbih, dalam pertemuan, sidang, seminar. Barangsiapa yang melupakan Al-Quds dan Palestina, sama saja dia lupa kepada Allah, lupa Al-Qur’an, lupa kehidupannya. Sungguh merugi.

Satu Tanggapan to “Al-Qur’an, Al-Quds dan Tanah Suci”

  1. budiansyah Says:

    palestina bersatu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: